Pemerintah Kukar Tegaskan Vaksin Covid-19 Aman
(Unsur Forkopimda usai melaksanakan vaksinasi
Covid-19)
TENGGARONG, Pemerintah Kukar melaksanakan
vaksinasi tahap awal, di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Kamis
(14/1/2021).
Vaksinasi sebagai upaya meningkatkan imunitas
tubuh supaya tidak terkonfirmasi Covid-19, untuk tahap awal vaksin tersebut
dari China, tahap selanjutnya dari, Amerika, Inggris, dan Jerman.
Wakil Bupati Kukar H Chairil Anwar
mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sudah dilaksanakan pada 14 Januari
2021, sebagaimana di ketahui bahwa Kukar untuk tahap pertama mendapat 7.040 vaksin Covid-19, dan vaksin tersebut di
perioritaskan terlebih dahulu untuk tenaga kesehatan, TNI, Polri, pejabat
publik di bidang pemerintahan secara umum, dan tokoh masyarakat.
"Dimana vaksin ini telah melalui uji
lab, dan BPOM juga sudah mengeluarkan rekomendasinya, serta MUI Kukar sudah
mengeluarkan patuahnya bahwa vaksin tersebut aman dan halal" Kata Chairil
Anwar kepada media, di RSUD, Kamis (14/1/2021)
Ia menambahkan, pihaknya menghimbau kepada
seluruh masyarakat bahwa jangan ada keraguan terhadap vaksin tersebut, karena
vaksin tersebut aman, dimana hal ini termasuk salah satu ikhtiar agar memutus
mata rantai Covid-19, dan untuk ikhtiar lainnya harus tetap menerapkan protokol
kesehatan, dengan adanya vaksin jangan ada yang terlena dengan kesehatan di
lingkungan masing masing.
"Vaksin itu yang saya ketahui ada
kriterianya, tidak setiap orang bisa di vaksin, dimana vaksin itu hanya di
peruntukkan bagi usia 18 tahun sampai 59 tahun, dan bebas atau tidak ada
penyakit gula, hipertensi, jika ada penyakit itu ya di stabilkan dulu baru bisa
di vaksin" Ucapnya.
Sementara itu Dandim 0906 Tenggarong Letkol
Inf Charles Alling menuturkan, vaksin
ini untuk kebaikan bersama, dengan adanya starting point untuk pelaksanaan
vaksinasi yang di awali pada 14 Januari 2021 ini bukan berarti dari segalanya,
namun tetap berpedoman berperilaku hidup sehat dan bersih, dimana tetap
menerapkan budaya baru yaitu prokes.
"Dengan adanya vaksin tidak boleh
meremehkan, pada prinsipnya kehadiran tim Gakkum harus ada di tengah tengah
masyarakat untuk terus mengingatkan kepada masyarakat agar penyebaran Covid-19
ini tidak semakin massif" Katanya.(*riz/poskotakaltimnews.com)